Visualizzazioni totali

Benvenuti........

Para pembaca sekalian, selamat datang, selamat bergabung di blog ini. Fratelli e Sorelle, Ben Venuti!!!

mercoledì 22 dicembre 2010

Latina (2): Hymnus sancti Anselmi


Hymnus sancti Anselmi

Fortis en praesul mónachus fidélis,
Láurea Doctor redemítus adstat:
Festus Ansélmo chorus æmulétur
Dicere carmen.

Ante matúros sápiens hic annos
Sǽculi florem pereúntis horret;
Atque Lanfránci documénta quærens,
Intrat erémum.

Intimum pulsans penetrále Verbi,
Fertur immótæ fídei volátu:
Dógmatum puros látices an ullus
Altius hausit.

Munus abbátis, Pater alme, sumens,
Te voves caræ sóboli: benignis
Débiles portas húmeris, alácres
Prǽvius hortans.

Prǽsulum defert tibi rex cathédram;
Quid times luctam, Próperant triúmphi:
Exteras gentes, generósus exsul,
Lúmine reples.

Sacra libértas, óvíbus redémptis
Parta, cui Christus nihil antepónit,
Urget Ansélmum: studio quis æquo
Víndicat ipsam.

Clara fit Romæ tua fama, Præsul:
Póntifex summus tibi fert honóres;
Te fides poscit: siluére Patres:
Dogma tuére.

Sis memor sancti gregis, et patrónus
Sis ad ætérnam Tríadem, precámur,
Cuncta cui dignas résonant per orbem
Sǽcula laudes.  Amen.

martedì 9 novembre 2010

Italiano (2): La vita eterna

La vita eterna ci è stata aperta dal Mistero Pasquale di Christo e la fede è la via per raggiungerla.  Il figlio dell’uomo non è venuto per essere servito, ma per servire e donare la vita. Dio non spadroneggia, ma ama senza misura. Non manifesta la sua onnipotenza nel castigo, ma nella misericordia e nel perdono.capire tutto questo significa entrare nel mistero nella salvezza. Gesu è venuto per salvare e non per condannare; con il Sacrificio della Croce egli rivela il volto di amore di Dio.

Renung (2): Cor *Juli 2009*

Berbicara dengan hati jauh lebih mendalam daripada dengan pikiran dan rasio semata.
Cor ad Cor Loquitur adalah bahasa Latin yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris menjadi Heart Speaks to Heart dan dalam bahasa Indonesia secara harafiah diterjemahkan menjadi “hati berbicara kepada hati”. Hati berbicara kepada hati: hati Allah kepada hati manusia, dalam keterbatasan diri akan cinta yang adalah inkarnasi dan dalam ungkapan yang terus menerus yakni cinta dalam hidup sakramental Gereja,  hati manusia berjuang untuk tinggal dalam realitas ilahi. Hati manusia mengetahui bahwa cinta Allah tinggal di dalam hati manusia dan dalam hati saudara seiman Kristianinya yang mencari iman dengan keraguan yang meragukan. 

Cor ad Cor Loquitur adalah dialog Newman yang berbicara kepada banyak (hati) orang di Oxford Birmingham dan di Roma kepada generasinya sendiri dan dia juga berbicara dengan kekuatan penuh pada kita sekarang ini. Lihat Geoffrey Rowell, Cor ad Cor Loquitur: Choice of His Cardinalatial Motto as A Pointer to His Understanding of Christian faith and Its Communication dalam “Symposium 9-12 Oktober 1979: John Henry Newman Theologian and Cardinal”, hlm. 73.

Renung (1): Salib *14 Sept 2009*


“…Sebelum menderita, Putera-Mu memohon,
Bagi-Mu tidak ada yang mustahil, Bapa
Tetapi jauhkan cawan itu dariku, 
Bukan karena kehendaku, Bapa
Kau tahu, karena kehendak-Mu pula, kami berkumpul dan berdiri di sini…..”

Gelap menajam. Cahaya kusut tersaput kabut merapat
Angin sebentar diam. Cuaca mati, tetapi hawa menyengat
Lalu seperti senyap. Jam memberat tersendat di dua belas lewat
Dan sebelum yang ketiga, tubuh itu meneteskan darah.
        
Akhirnya, kita juga yang terlelap dalam penat
Setelah beribu waktu hanya menyisakan sejumput kenangan
Dan lembar-lembar catatan
Yang tak seluruhnya terselesaikan.
Kita tak pernah sepenuhnya mengerti
Akan salib Yesus yang tak bisa dipungkiri.....

Dalam perjalanan hidup, kita mengalami berbagai hal;
Baik yang menggembirakan maupun yang menyedihkan.
Di saat kita bahagia, kita merasa bahwa saat itulah Allah membopong kita.
Kita merasa bahwa siapa saja memperhatikankita. Namun, tak luput pula kita mengalami bimbang ragu, ataupun takut akan arah hidup kita.
Mungkin saat ini, kita berada dalam suasana berharap, cemas, takut dan sebagainya.

Saat ini, kita bersama merenungkan
bagaimana Yesus dengan taat memikul beban beratnya.
Kita bersama menyadari bahwa kehendak Bapa lah yang terjadi
Dan dengan ketaatan yang sama, kita meresapkannya dalam hati.

English (3): Blank *22 Juli 2008*

“I believe that if we stopped thinking about such matters and just let ourselves go throuh the day in a completely thougtless state, the world would be a better place. Just remember that if it doesn’t you must be doing something wrong. You must be thinking. Don’t. Blank: The Power of Not Actually Thinking at All.